Tujuan & Sasaran

Tujuan Program Studi:

Sejalan dengan  tujuan STKIP Siliwangi Bandung, maka Program S2 Pendidikan Luar Sekolah PPs STKIP Siliwangi Bandung memiliki tujuan sebagai berikut.

1. Membina dan mengembangkan mahasiswa untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi personal, sosial, dan profesional dalam bidang pelatihan, pemberdayaan masyarakat, Pendidikan Nonformal/informal;
2. Mengembangkan dan menyebarluaskan hasil-hasil penelitian dan publikasi karya ilmiah yang berkaitan dengan Pendidikan Nonformal, dalam rangka meningkatkan kepedulian dan kemandirian, kecakapan dan keterampilan akademik dan profesional untuk memenuhi kebutuhan tenaga dalam bidang Pendidikan Nonformal;
3. Menghasilkan model-model pelayanan dan pengelolaan pendidikan bagi masyarakat dalam mendorong terwujudnya masyarakat  yang mampu dalam Pendidikan dan Pelatihan, Pemberdayaan masyarakat, dan PNF/I melalui riset dan pengembangan ditingkat lokal, nasional dan internasional;
4. Melaksanakan proses pembelajaran yang bermutu, inovatif dan relevan dengan harapan dan kebutuhan masyarakat, mengikuti perkembangan IPTEKS serta dapat bersaing di tingkat lokal dan nasional dalam Pendidikan Luar Nonformal;
5. Memecahkan  masalah-masalah Masyarakat pada umumnya dan pembelajaran peserta didik di luar sekolah pada khususnya, melalui penelitian yang bermutu dalam berbagai aspek pembelajaran PLS;
6. Memantapkan optimalisasi peran dan fungsi Program Studi di tingkat lokal dan nasional dengan memperluasjejaring kemitraan dan kerjasama dengan berbagai pihak terkait dalam pengembangan teori, keilmuan, dan progam layanan pendidikan nonformal.

 

Sasaran Program Studi:

Sesuai dengan visi, misi, dan tujuan STKIP Siliwangi Bandung  sebagai lembaga induknya, maka Program S2 Pendidikan Luar Sekolah STKIP Siliwangi Bandung memiliki sasaran meningkatkan:

1. Memiliki pemahaman dan kemampuan yang mendalam tentang pendidikan dalam perspektif pendidikan sepanjang hayat yang diturunkan menjadi konsep pendidikan nonformal dan informal tahun 2014;
2. Menguasai dan mampu mengembangkan teori-teori Pendidikan Nonformal, Pemberdayaan masyarakat dan pendidikan pelatihan serta mampu mengaplikasikan di lapangan tahun 2014;
3. Menguasai berbagai pola dan strategi metoda dan teknik pendidikan nonformal, pemberdayaan masyarakat, pendidikan pelatihan yang tepat bagi berbagai segmen sasaran yang karakteristiknya heterogen tahun 2015;
4. Menguasai kompetensi kepribadian, sosial, pedagogik, andragogik, dan profesional yang bisa diimplementasikan dalam penyelenggaraan kegiatan pendidikan nonformal, pemberdayaan masyarakat dan pendidikan pelatihan tahun 2015;
5. Memiliki kemampuan dan melaksanakan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan kebutuhan sampai dengan tahun 2021;
6. Mengembangkan konsep filosofis, teoretis, dan prinsip-prinsip keilmuan dalam bidang PNF, Pemberdayaan Masyarakat dan Pendidikan Pelatihan sampai dengan tahun 2021;
7. Mengembangkan metodologi pembelajaran dan bahan ajar untuk membelajarkan konsep-konsep teoretik dan praktek pendidikan nonformal, pemberdayaan masyarakat dan pendidikan pelatihan tahun 2014;
8. Menyiapkan dan meningkatkan kemampuan tenaga akademik yang profesional, serta tenaga kepakaran sebagai pengembang ilmu, teknologi, dan seni di bidang PNF, pemberdayaan masyarakat dan pendidikan pelatihan tahun 2016.